|
KEGIATAN FIB UI |
|
|
Senin, 04 April 2011 03:13 |
{besps}april2011{/besps} |
|
60 Tahun Anniversary of Library and Information |
|
|
Senin, 07 Mei 2012 07:50 |
 |
|
Seminar Indonesia – Belarusia: Lembar Baru Menuju Hubungan Yang Lebih Baik |
|
|
Senin, 14 Mei 2012 08:56 |
|
Sebagai negara pecahan Uni Soviet, Belarusia memiliki arti penting bagi Indonesia. Negara yang mendeklarasikan kemerdekaannya pada tanggal 27 Juli 1990 ini resmi melepaskan diri dari Uni Soviet pada tanggal 25 Desember 1991, dan baru membuka kedutaannya di Indonesia pada bulan Agustus 2011.
Sebagai negara baru, hubungan bilateral Indonesia – Belarusia terus mengalami peningkatan, baik di bidang politik, ekonomi, hukum, kebudayaan, hingga pendidikan. Namun demikian, tak banyak publik yang mengetahui eksistensi serta mengenal budaya negara beribukota Minks ini. Untuk itulah, Ikatan Kekerabatan Sastra Slavia (Ikasslav) Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI) menyelenggarakan acara terkait negara tersebut. Acara yang digelar pada tanggal 14 – 15 Mei 2012 di FIB-UI ini mengundang langsung Duta Besar Belarusia untuk Indonesia, H.E. Dr. Vladimir Lopato-Zagorsky yang hadir sebagai pembicara pada Seminar “Persahabatan Republik Indonesia – Belarusia: Sebuah Lembar Baru Menuju Hubungan yang Lebih Baik”, dengan moderator Ahmad Fachrurodji, M.A (Kepala Program Studi Rusia FIB UI). Acara ini dibuka oleh Manajer Kemahasiswaan dan Alumni FIB UI, Bpk. Albert Roring, M.Hum, mewakili Dekan FIB UI yang berhalangan hadir. Hadir pula sebagai pembicara dalam seminar ini, yaitu Bpk. Hariyadi Wirawan Ph.D. (Ketua Jurusan Hubungan Internasional FISIP UI), Bpk. Berlian Napitupulu (Kasubdit I Direktorat Eropa Timur dan Tengah Kementerian Luar Negeri RI), dan Bpk. Suryo Susilo (Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia). Untuk lebih mengenal budaya Belarusia, panitia juga mengadakan acara pengenalan budaya melalui seni tari tradisional dan pemutaran film. |
|
Ceramah Budaya “Dari Pendidikan ke Lokasi Gender dalam Kemajemukan" |
|
|
Senin, 14 Mei 2012 08:51 |
|
Setelah melalui perjalanan yang panjang sebagai seorang antropolog dan peneliti budaya, Prof. Lynn Parker dari School of Social and Cultural Studies The University of Western Australia, berkesempatan membagi pengalamannya tentang proses dan cara seorang peneliti menemukan, merumuskan, dan mengembangkan bidang penelitiannya. Pengalamannya tersebut ia paparkan dalam acara Ceramah Budaya, yang diselenggarakan pada hari Jum’at, 11 Mei 2012, bertempat di R. 4101 kampus FIB UI. Acara ini mengangkat tema “Dari Pendidikan ke Lokasi Gender dalam Kemajemukan,” yang dipandu oleh Prof. Melani Budianta, dan terselenggara atas kerja sama antara Departemen Susastra FIB UI dengan Jurnal Wacana. Pada ceramahnya ini, Prof. Lynn Parker mengawali dengan penjelasan terkait penelitiannya tentang pendidikan di antara kaum perempuan Mingkabau pada tahun 2004. Kemudian ia melanjutkan penelitiannya ke proyek yang lebih besar tentang remaja dan anak muda di Indonesia pada kurun waktu antara 2006-2009. Proyek kedua ini kemudian melahirkan pemikiran dan penelitian yang lebih luas tentang peran pendidikan dalam membangun Indonesia yang majemuk, toleran, dan damai. Dari sinilah, Prof. Lynn Parker merumuskan lokasi gender dalam kemajemukan di Indonesia masa kini. (AKW)
|
|
WISUDA PROGRAM BIPA REGULER FIB UI Periode Januari-Mei 2012 |
|
|
Senin, 14 Mei 2012 08:54 |
|
Program Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) FIB UI pada hari Sabtu, 12 Mei 2012, bertempat di Auditorium Gd. IX FIB UI, kembali menyelenggarakan Wisuda bagi peserta Program BIPA Reguler Periode Januari-Mei 2012. Pada Wisuda kali ini, Program BIPA FIB UI berhasil mewisuda sekitar 30 orang mahasiswa yang berasal dari berbagai negara. Tema acara wisuda kali ini adalah “Tionghoa Peranakan Kaya Warna.” Suasana Auditorium Gd. IX tempat dilaksanakannya wisuda kali ini dihias sedemikian rupa hingga para wisudawan/ti dan tamu yang hadir benar-benar “tenggelam” dalam nuansa budaya Tionghoa Peranakan.
Acara dibuka dengan tayangan tentang keanekaragaman budaya Tionghoa Peranakan yang telah terbukti memperkaya khasanah budaya Indonesia. Parade masuknya para wisudawan/ti ke tempat acara diiringi dengan pertunjukan Barongsai yang sangat atraktif. Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai sambutan dan ucapan selamat. Pada kesempatan ini, Dekan FIB UI yang diwakili oleh Manajer Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Ibu Dr. Lily Tjahjandari, pun turut menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan/ti, atas keberhasilan mereka menyelesaikan studi tentang bahasa Indonesia di Program BIPA FIB UI. Dalam wisuda ini, diumumkan juga para lulusan BIPA terbaik dari setiap tingkatnya. Untuk BIPA 1, peserta terbaik jatuh kepada Son Hae Yung, dari Korea Selatan yang berhasil meraih nilai akhir 95.48 dengan Indeks Prestasi (IP) 4.00. Untuk tingkat BIPA 2, predikat peserta terbaik diraih oleh Daphne Marie Falag-ey dari Filipina, dengan nilai akhir 97.01 dan IP 4.00. Sedangkan untuk tingkat BIPA 3 atau tingkat yang berhasil diwisuda kali ini, predikat peserta terbaik diraih oleh Kim Yerahm dari Korea Selatan, dengan nilai 95.7 dan IP 4.00. Seluruh wisudawan/ti mendapatkan medali dan sertifikat kelulusan, yang diserahkan langsung oleh Manajer Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Ibu Dr. Lily Tjahjandari. Tidak ketinggalan pula, dalam acara ini, panitia acara mengumumkan para peserta yang berhasil mendapatkan penghargaan untuk kategori penulis artikel ilmiah dan artikel populer terbaik, pemenang video drama singkat berbahasa Indonesia non-formal terbaik, dan juga kelompok pemenang lomba Pasar BIPA yang merupakan sebuah lomba yang diselenggarakan sebagai bentuk praktek jual-beli dalam bahasa Indonesia. Wisudawan/ti juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasih mereka kepada para pengajar Program BIPA FIB UI, dengan berbagai cara. Wakil wisudawan/ti yaitu Lee Han Sin dan Mariko Nagamatsu mengucapkan pidato terima kasih mereka mewakili rekan-rekannya, dan dilanjutkan dengan ucapan terima kasih melalui persembahan lagu “Laskar Pelangi” dari seluruh wisudawan/ti. (AKW) |
|
|